Konsentrasi Keahlian

Teknik Sepeda Motor

Program Keahlian: Teknik Otomotif

Konsentrasi Keahlian: Teknik Sepeda Motor

Tanggal: 20 Jul 2026

Jejaring Sosial:

Kompetensi Keahlian Teknik Sepeda Motor
Membentuk generasi muda yang kompeten, mandiri, berintegritas, dan siap menghadapi perkembangan teknologi otomotif.

Teknik Sepeda Motor (TSM) merupakan kompetensi keahlian pada bidang Teknik Otomotif yang membekali peserta didik dengan pengetahuan, keterampilan, dan sikap profesional dalam melakukan perawatan, pemeriksaan, diagnosis, dan perbaikan sepeda motor.

Pembelajaran dilaksanakan melalui perpaduan teori dan praktik di bengkel dengan menggunakan peralatan dan teknologi otomotif yang relevan dengan perkembangan industri. Peserta didik mempelajari berbagai sistem sepeda motor, antara lain engine, sistem bahan bakar, sistem pelumasan, sistem pendinginan, sistem pengapian, sistem kelistrikan, sistem pengisian, sistem starter, sistem rem, serta teknologi sepeda motor injeksi dan Engine Management System (EMS).

Melalui pembelajaran berbasis praktik dan proyek, peserta didik diharapkan memiliki kompetensi teknis, kemampuan memecahkan masalah, budaya kerja industri, keselamatan dan kesehatan kerja (K3), serta karakter disiplin dan bertanggung jawab sebagai bekal memasuki dunia kerja, melanjutkan pendidikan, maupun berwirausaha.

Praktik Perawatan dan Perbaikan Engine

Murid melaksanakan praktik pemeriksaan, pembongkaran, pengukuran, perakitan, dan perawatan komponen engine sepeda motor. Kegiatan ini melatih ketelitian, keterampilan teknis, serta kemampuan menerapkan prosedur kerja sesuai standar bengkel.

Praktik Sistem Kelistrikan dan Injeksi

Murid mempelajari dan mempraktikkan pemeriksaan sistem kelistrikan serta sistem bahan bakar injeksi. Kegiatan meliputi penggunaan alat ukur, membaca wiring diagram, melakukan diagnosis gangguan, dan memahami kerja sensor serta aktuator pada sepeda motor modern.

Praktik Servis dan Perawatan Berkala Sepeda Motor

Murid melaksanakan kegiatan servis dan perawatan berkala sepeda motor dengan menerapkan prosedur kerja, penggunaan peralatan bengkel, serta prinsip keselamatan dan kesehatan kerja. Kegiatan ini membangun budaya kerja yang disiplin, teliti, dan berorientasi pada kualitas layanan.